edwards2010.com

edwards2010.com – Seorang turis wanita dari Queensland, Australia membagikan cerita pengalaman menegangkannya saat dirawat akibat demam berdarah dengue (DBD) setelah berlibur di Ubud, Bali. Kisah ini dia sampaikan dalam sebuah forum komunitas di Facebook, menyoroti perlunya kewaspadaan bagi turis yang mengunjungi daerah tersebut.

Kronologi Gejala dan Perawatan

Selama sepuluh hari pertama perjalanan, wanita tersebut tidak mengalami gigitan nyamuk yang terlihat atau terasa. Namun, secara tidak terduga, dia dinyatakan positif mengidap DBD. Dia menggambarkan kondisi kesehatannya yang serius dengan suhu tubuh yang tinggi, berkisar antara 39 hingga 40 derajat Celsius selama lebih dari 40 jam. Pengalaman ini merupakan kejadian pertama dari lima kunjungan yang telah dilakukannya ke Bali tanpa insiden sebelumnya. Dia menyatakan akan menjalani serangkaian tes darah untuk pemantauan kondisi lebih lanjut.

Tanggapan dan Arahan dari Otoritas Kesehatan Australia

Otoritas Kesehatan Australia telah mengakui dan merespons kasus ini dengan menunjukkan peningkatan kasus DBD di antara wisatawan yang kembali dari Bali. Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mencatat bahwa infeksi DBD paling sering terjadi selama musim hujan yang berlangsung dari November hingga April. Mereka menyarankan wisatawan untuk menghindari gigitan nyamuk sebagai langkah pencegahan utama.

Rekomendasi Pencegahan DBD

Wisatawan disarankan untuk mengunjungi situs Smarttraveller dan memperhatikan saran perjalanan ke Indonesia, yang mencakup informasi tentang penyakit menular dan demam berdarah. Pemerintah Australia menekankan pentingnya pengetahuan dan kesiapsiagaan mengenai penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini.

Data Epidemiologis dari Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan peningkatan jumlah kasus DBD secara signifikan, dengan data menunjukkan kenaikan hampir tiga kali lipat dalam kasus DBD dari tahun sebelumnya di periode yang sama.

Gejala Demam Berdarah Dengue

Gejala yang diasosiasikan dengan DBD termasuk demam yang mendadak, sakit kepala yang tajam, menggigil, pembengkakan kelenjar, serta mual dan muntah. Penting bagi wisatawan untuk memperhatikan gejala ini dan mencari bantuan medis segera jika diperlukan.

Kenaikan kasus DBD di Bali mengharuskan wisatawan untuk lebih berhati-hati dan proaktif dalam mengambil langkah pencegahan. Peristiwa ini juga menegaskan kebutuhan akan asuransi perjalanan yang adekuat dan pemahaman yang baik tentang risiko kesehatan di lokasi tujuan.

By edwards