edwards2010.com

edwards2010.com – Dua individu, Syukur (34) dan Asrul (29), terlibat dalam tindakan pencurian tas yang berisi data skripsi mahasiswi di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedua pelaku menunjukkan perlawanan saat akan ditangkap dan akhirnya dilumpuhkan oleh polisi dengan tembakan di kaki.

Kronologi Kejadian

Insiden pencurian terjadi di Jalan Ir Sutami, Makassar, pada dini hari Rabu (12/6). Syukur dan Asrul mendekati mahasiswi berinisial AA yang sedang dibonceng sepeda motor oleh rekannya. Mereka berhasil merampas tas yang mengandung dua unit HP, kartu identitas (KTP dan SIM), serta kartu ATM.

Reaksi Publik dan Penangkapan

Kejadian ini cepat menarik perhatian publik, terutama setelah beredar video yang menunjukkan AA menangis karena kehilangan data skripsi yang telah lama disusunnya. Polisi, yang mendapatkan informasi tentang peristiwa ini, segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku di Kelurahan Bira, Tamalanrea pada hari berikutnya.

Tindakan Polisi

Menurut Kompol Muhammad Yusuf, Kapolsek Tamalanrea, saat akan ditangkap, kedua pelaku mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan mereka. Syukur terkena tembakan pada kaki kirinya sebanyak dua kali, sedangkan Asrul ditembak satu kali di kaki kanan. Tindakan ini diambil sebagai langkah terakhir setelah pelaku mengabaikan tiga tembakan peringatan.

Barang Bukti dan Penyidikan

Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti termasuk sepeda motor yang digunakan pelaku, dua unit ponsel (Android dan iPhone), serta sebuah parang. Syukur dan Asrul kini menghadapi dakwaan pembegalan di bawah Pasal 365 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Identifikasi Pelaku

Syukur, dalam foto yang dirilis polisi, tampak tanpa baju dengan tato di dada, berjanggut, dan bergaya rambut acak-acakan. Asrul, di sisi lain, terlihat mengenakan kaos merah hitam dengan rambut lurus yang menutupi dahinya.

Penangkapan ini menandai salah satu dari banyak upaya kepolisian dalam menanggulangi kejahatan jalanan di Makassar, dengan harapan memberikan rasa aman bagi warga setempat.

By edwards