edwards2010.com

edwards2010.com – Irjen Sandi Nugroho dari Divisi Humas Polri menginformasikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Akhmad Wiyagus memberikan perhatian khusus terhadap kasus pembunuhan Vina dan Eki yang terjadi di Cirebon. Penyidik diberitakan mengambil pendekatan hati-hati dalam menangani penyelidikan kasus ini.

Dalam konferensi pers yang diadakan di kantornya pada Rabu (19/6/2024), Irjen Sandi menjelaskan bahwa penyidik memiliki komitmen penuh untuk bekerja dengan hati-hati, menggunakan bukti yang konkret sebagai acuan utama dalam penyidikan. “Para penyidik berpegang teguh pada fakta yang didukung oleh bukti yang kuat dalam menangani kasus ini,” ujar Irjen Sandi.

Ia mencontohkan, sebagai bagian dari proses penyidikan, penyidik menggunakan foto keluarga sebagai salah satu bukti untuk menguatkan posisi tersangka, Pegi Setiawan. “Foto keluarga yang diambil pada tahun 2016 ini, ketika ditunjukkan kepada tersangka, diakui olehnya sebagai Pegi,” lanjut Sandi.

Lebih lanjut, Irjen Sandi mengumumkan bahwa berkas kasus pembunuhan yang melibatkan Pegi Setiawan akan segera diserahkan ke kejaksaan. Hal ini diikuti setelah kepolisian menetapkan bahwa berkas perkara tersebut sudah lengkap.

“Polda Jabar telah bekerja keras, melakukan penyidikan dengan profesional, proporsional, dan sesuai prosedur. Insyaallah, penyidikan akan dilanjutkan besok pagi dan berkas akan segera dilimpahkan ke kejaksaan,” kata Irjen Sandi di Mabes Polri.

Dalam rangkaian penyidikan, sudah ada sekitar 70 saksi yang diperiksa. Dari jumlah tersebut, 18 di antaranya memberikan kesaksian yang memberatkan tersangka, sedangkan sisanya memberikan kesaksian yang bisa meringankan. “Kami juga melibatkan saksi ahli dari berbagai bidang seperti pidana, forensik, psikologi, dan IT untuk membantu mengungkap kasus ini secara menyeluruh dan ilmiah,” tutup Sandi.

By edwards